Perhatikan, Agar Data Tidak Tersebar Ketika Melakukan Pinjaman Online

Perhatikan, Agar Data Tidak Tersebar  Ketika Melakukan Pinjaman Online - Fintech lending atau dikenal juga dengan istilah pinjam meminjam online (pinjam meminjam) fokus pada transaksi pinjam meminjam yang berbasis teknologi. Pinjaman dengan suku bunga dan biaya tinggi serta sistem denda keterlambatan yang tidak terbatas. Akibatnya, peminjam harus menanggung risiko tidak dapat mengembalikan pinjaman pada tanggal jatuh tempo.



Risiko yang harus dihadapi peminjam cukup beragam, mulai dari ancaman dan teror hingga penyebaran informasi pribadi peminjam baik melalui media sosial maupun kontak ponsel. Lantas, bagaimana caranya agar transaksi pinjam uang dengan aman tanpa khawatir data pribadi Anda tersebar? Perhatikan, Agar Data Tidak Tersebar  ketika melakukan pinjaman online.

Tolak akses kontak

Salah satu cara untuk mencegah penyebaran data oleh pinjol adalah dengan menolak akses aplikasi. Seperti diketahui, pinjaman online hanya bisa diakses secara online melalui ponsel. Peminjam ilegal yang tidak bertanggung jawab sering meretas informasi pribadi peminjam di ponsel sebagai senjata utama dalam penagihan. Padahal, pinjol legal hanya diperbolehkan untuk mengakses mikrofon, kamera, dan lokasi.

Untuk menghindari risiko itu, Anda perlu memblokir akses ke kontak dan media aplikasi yang dipinjam. Pemblokiran ini dapat dilakukan dengan menonaktifkan izin aplikasi pinjol di menu pengaturan aplikasi di ponsel Anda. Menonaktifkan akses ini akan mencegah bug mengintai data pribadi Anda yang tersebar di ponsel.

Tepati pembayaran pinjaman

Fintech ilegal umumnya melakukan aksi teror dan ancaman karena peminjam tidak mengembalikan pinjaman sesuai dengan jangka waktu jatuh tempo. Oleh karena itu, membayar cicilan tepat waktu merupakan salah satu cara agar data tidak tersebar oleh pinjaman berikutnya.

Sebelum melakukan pinjaman, Anda harus mengetahui legalitas dan memahami mekanisme kerja pinjaman, termasuk konsekuensinya. Sebaiknya hindari meminjam jika Anda merasa tidak mampu membayar cicilan secara konsisten. Namun, jika sudah terlanjur meminjam, segera lunasi pinjaman dan uninstall aplikasi pinjaman dari ponsel Anda.

Melaporkan pinjaman ilegal ke POLRI

Dengan maraknya pengaduan pelanggaran perkreditan, Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Polri, Kominfo, Kemenkop UKM, dan Bank Indonesia telah berkomitmen untuk memberantas penyaluran kredit ilegal guna menindak tegas dan memberikan efek jera. mempengaruhi pinjaman yang tidak sah.

Jika Anda mengalami kejahatan dunia maya, Anda dapat melaporkan kasus pinjaman ilegal kepada pihak berwenang. Uniknya, Anda tidak repot pergi ke kantor polisi dan membuat laporan. Kunjungi saja situs patrolsiber.id, lalu isi formulir dengan lengkap, mulai dari kronologi hingga bukti. Meski tidak otomatis menjadi laporan polisi, laporan yang Anda ajukan bisa diterbitkan jika ada bukti pendukung yang sah.

laporkan pinjaman ilegal ke OJK dan Hindari konten promosi

Salah satu cara mempromosikan Pinjol ilegal adalah dengan mengunggah konten Pinjol di saluran YouTube. Bahkan, Pinjol tak segan-segan berkolaborasi dengan sejumlah content creator ternama untuk menjaring lebih banyak target.

Konten ini bertujuan untuk menipu dan membujuk penonton untuk meminjam uang di aplikasi Pinjiol yang sedang dibahas. Tak jarang video yang dibagikan mengandung iming-iming dan janji keuntungan untuk menarik minat penonton. Agar tidak terpengaruh oleh undangan ini, Anda harus menghindari video promosi ilegal.

Tingkatkan literasi keuangan

Rendahnya tingkat literasi keuangan masyarakat memicu munculnya pinjaman ilegal. Pemberi pinjaman ilegal umumnya menawarkan pinjaman online yang dapat ditarik dalam hitungan menit. Orang yang tergiur dengan iming-iming pinjam meminjam tanpa mengetahui legalitasnya bisa menjadi korban berikutnya.

Meningkatkan literasi keuangan dapat dimulai dengan mengikuti seminar hingga mengenalkan jenis-jenis transaksi keuangan sejak dini. Literasi keuangan dan kemampuan berpikir kritis memudahkan Anda untuk membedakan antara aplikasi pinjaman online yang legal dan yang ilegal.

Demikian penjelasan dari saya tentang Perhatikan, Agar Data Tidak Tersebar  ketika melakukan pinjaman online semoga bermanfaat, terimakasih.