Perhatikan, Agar Data Tidak Tersebar Ketika Melakukan Pinjaman Online

Perhatikan, Agar Data
Tidak Tersebar  Ketika Melakukan Pinjaman
Online –
Fintech lending atau dikenal juga dengan istilah pinjam meminjam
online (pinjam meminjam) fokus pada transaksi pinjam meminjam yang berbasis
teknologi. Pinjaman dengan suku bunga dan biaya tinggi serta sistem denda
keterlambatan yang tidak terbatas. Akibatnya, peminjam harus menanggung risiko
tidak dapat mengembalikan pinjaman pada tanggal jatuh tempo.

Risiko yang harus dihadapi peminjam cukup beragam, mulai
dari ancaman dan teror hingga penyebaran informasi pribadi peminjam baik
melalui media sosial maupun kontak ponsel. Lantas, bagaimana caranya agar
transaksi pinjam uang dengan aman tanpa khawatir data pribadi Anda tersebar? Perhatikan, Agar
Data Tidak Tersebar 
ketika
melakukan pinjaman online.

Tolak akses kontak

Salah satu cara untuk mencegah penyebaran data oleh pinjol
adalah dengan menolak akses aplikasi. Seperti diketahui, pinjaman online hanya
bisa diakses secara online melalui ponsel. Peminjam ilegal yang tidak
bertanggung jawab sering meretas informasi pribadi peminjam di ponsel sebagai
senjata utama dalam penagihan. Padahal, pinjol legal hanya diperbolehkan untuk
mengakses mikrofon, kamera, dan lokasi.

Baca Juga  Asus Zenfone 3 Laser ZC551KL (Z01BDB) FRP Remove Done by Miracle Crack

Untuk menghindari risiko itu, Anda perlu memblokir akses ke
kontak dan media aplikasi yang dipinjam. Pemblokiran ini dapat dilakukan dengan
menonaktifkan izin aplikasi pinjol di menu pengaturan aplikasi di ponsel Anda.
Menonaktifkan akses ini akan mencegah bug mengintai data pribadi Anda yang
tersebar di ponsel.

Tepati pembayaran pinjaman

Fintech ilegal umumnya melakukan aksi teror dan ancaman
karena peminjam tidak mengembalikan pinjaman sesuai dengan jangka waktu jatuh
tempo. Oleh karena itu, membayar cicilan tepat waktu merupakan salah satu cara
agar data tidak tersebar oleh pinjaman berikutnya.

Sebelum melakukan pinjaman, Anda harus mengetahui legalitas
dan memahami mekanisme kerja pinjaman, termasuk konsekuensinya. Sebaiknya
hindari meminjam jika Anda merasa tidak mampu membayar cicilan secara
konsisten. Namun, jika sudah terlanjur meminjam, segera lunasi pinjaman dan
uninstall aplikasi pinjaman dari ponsel Anda.

Melaporkan pinjaman ilegal ke POLRI

Dengan maraknya pengaduan pelanggaran perkreditan, Pemerintah
melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Polri, Kominfo, Kemenkop UKM, dan Bank
Indonesia telah berkomitmen untuk memberantas penyaluran kredit ilegal guna
menindak tegas dan memberikan efek jera. mempengaruhi pinjaman yang tidak sah.

Baca Juga  7 Penyebab Hp Lemot dan Macet dan Solusi Termudahnya

Jika Anda mengalami kejahatan dunia maya, Anda dapat
melaporkan kasus pinjaman ilegal kepada pihak berwenang. Uniknya, Anda tidak
repot pergi ke kantor polisi dan membuat laporan. Kunjungi saja situs
patrolsiber.id, lalu isi formulir dengan lengkap, mulai dari kronologi hingga
bukti. Meski tidak otomatis menjadi laporan polisi, laporan yang Anda ajukan
bisa diterbitkan jika ada bukti pendukung yang sah.

laporkan pinjaman ilegal ke OJK dan Hindari konten promosi

Salah satu cara mempromosikan Pinjol ilegal adalah dengan
mengunggah konten Pinjol di saluran YouTube. Bahkan, Pinjol tak segan-segan
berkolaborasi dengan sejumlah content creator ternama untuk menjaring lebih
banyak target.

Konten ini bertujuan untuk menipu dan membujuk penonton
untuk meminjam uang di aplikasi Pinjiol yang sedang dibahas. Tak jarang video
yang dibagikan mengandung iming-iming dan janji keuntungan untuk menarik minat
penonton. Agar tidak terpengaruh oleh undangan ini, Anda harus menghindari
video promosi ilegal.

Tingkatkan literasi keuangan

Rendahnya tingkat literasi keuangan masyarakat memicu
munculnya pinjaman ilegal. Pemberi pinjaman ilegal umumnya menawarkan pinjaman
online yang dapat ditarik dalam hitungan menit. Orang yang tergiur dengan
iming-iming pinjam meminjam tanpa mengetahui legalitasnya bisa menjadi korban
berikutnya.

Baca Juga  Cara Paralel Router Wifi Indihome Hanya 5 Menit

Meningkatkan literasi keuangan dapat dimulai dengan
mengikuti seminar hingga mengenalkan jenis-jenis transaksi keuangan sejak dini.
Literasi keuangan dan kemampuan berpikir kritis memudahkan Anda untuk
membedakan antara aplikasi pinjaman online yang legal dan yang ilegal.

Demikian penjelasan dari saya tentang Perhatikan, Agar Data Tidak
Tersebar
  ketika melakukan pinjaman online semoga
bermanfaat, terimakasih.

Leave a Comment