Aplikasi Kamera Analog Berikut Bikin Fotomu Ala-ala Vintage

Saungfirmware.id Maraknya kembali trend ala-ala vintage membuat beberapa aplikasi kamera analog banyak digunakan. Hasil jepretan dengan efek kamera jadul ternyata memiliki nilai seni tersendiri bagi anak muda zaman sekarang.

Namun sayangnya penggunaan kamera analog asli terbilang cukup mahal mulai dari pembelian kertas film hingga pencuciannya. Oleh karena itu, beberapa developer mulai mengembangkan aplikasi kamera dengan efek ala analog.

Cukup membuka aplikasi kamera tersebut lalu memotret objek sesuai keinginan. Nantinya aplikasi akan menyulap hasil jepretanmu menjadi nuansa retro. Hasilnya pun tidak jauh berbeda seperti kamera analog asli.

Baca Juga : 10 Aplikasi Belajar Bahasa Mandarin yang Bisa Diakses dari HP

10 Aplikasi Kamera Analog dengan Hasil Vintage

Tanpa perlu menggunakan kamera analog asli, kamu bisa memanfaatkan beberapa aplikasi yang membantu menghasilkan efek seperti analog digital. Berikut adalah rekomendasi 10 aplikasi kamera analog dengan hasil vintage.

  1. HUJI Cam

Rekomendasi pertama adalah aplikasi HUJI Cam yang menyediakan berbagai efek film vintage. Bagi kamu para fotografer pemula bisa memulainya dengan HUJI Cam karena filter yang disediakan mirip seperti kamera analog asli.

HUJI Cam sendiri tersedia di Google Play Store maupun App Store sehingga bisa digunakan oleh user iPhone maupun Android. Cara pengoperasiannya juga sangat mudah yaitu cukup dengan menggunakan shooter yang disediakan.

Kamu bisa memilih berbagai efek filter pada ikon kamera di layar. Jika ingin lebih terlihat ala-ala vintage, bisa menyalakan shutter atau flash. Sehingga hasil jepretanmu tampak seperti kamera analog tahun 1990an.

  1. Fimo Analog Camera

Aplikasi kamera analog selanjutnya adalah Fimo Analog Camera yang dapat diunduh melalui Play Store. Sama seperti HUJI Cam, FIMO juga mudah digunakan. Pengguna cukup memilih filter efek pada ikon yang disediakan.

Baca Juga  Ini Dia Aplikasi Skincare Terbaik, Cewek Wajib Tahu!

Setelah itu, tinggal menekan shutter untuk mengambil hasil foto. FIMO Analog Camera sendiri dikenal sangat mirip seperti kamera analog asli. Hal ini dikarenakan adanya fitur ISO, zoom, flash, dan sebagainya.

  1. Dazz Cam

Dazz Cam adalah aplikasi kamera analog dengan pilihan efek mulai dari polaroid, VHS Cam, Glitch, dan masih banyak lagi. Kehadiran Dazz Cam sendiri terinspirasi dari kamera film retro tahun 1980an.

Layaknya Loopsie Pro, kamu bisa mengatur fitur maupun efek vintage di dalam aplikasi Dazz Cam. Sama seperti aplikasi analog lainnya, Dazz Cam juga menyediakan efek versi premium.

Agar bisa membuka semua efek tersebut, maka pastikan akunmu sudah upgrade menjadi versi premium. Versi premium mengharuskanmu berlangganan agar bisa membuka seluruh efek kamera analog sesuai keinginan.

  1. Old Roll

Rekomendasi aplikasi kamera analog berikutnya yaitu Old Roll dengan berbagai pilihan lensa ala tahun 1990an. Tampilan interfacenya sederhana, terdapat ikon kamera untuk filter, shutter, flash, dan pengganti kamera depan atau belakang.

Selain mengandalkan lensa-lensa unik tersebut, kamu juga bisa memaksimalkan hasil jepretan dengan mengatur ISO serta Aperturenya. Bahkan Old Roll menyediakan fitur bokeh agar hasil foto tampak seperti kertas analog yang terbakar.

Old Roll sendiri sering disebut sebagai solusi untuk para user Android yang tidak bisa mengunduh Dazz Cam. Untuk dapat menikmati seluruh efek lensanya, maka kamu perlu mengubahnya menjadi versi premium dahulu.

  1. Nomo Cam

Nomo Cam adalah rekomendasi aplikasi kamera analog yang dapat diunduh melalui Google Play Store maupun App Store. Sama seperti rekomendasi-rekomendasi sebelumnya, Nomo Cam juga menyediakan berbagai pilihan jenis lensa kamera analog.

Baca Juga  Beat Fire - EDM Music & Gun Sounds MOD APK ( Unlimited Gold )

Nomo Cam juga memberikan frame atau bingkai ala polaroid berwarna putih. Kamu bisa memaksimalkan hasil jepretan dengan menyalakan flash. Perpaduan antara flash dan frame polaroid membuat foto semakin mirip hasil kamera analog.

Selain itu, pengguna dapat mengekspor foto yang telah ada sebelumnya di galeri untuk diedit layaknya hasil jepretan analog asli. Hasil editan tersebut nantinya bisa disimpan ke dalam format JPG maupun PNG.

  1. 1998 Cam Vintage Camera

Rekomendasi aplikasi kamera analog selanjutnya adalah 1998 Cam Vintage Camera. Sesuai namanya, aplikasi tersebut akan membuat hasil foto yang diambil mirip seperti kamera jadul tahun 1998.

Selain itu, kamu dapat mengatur sendiri seberapa tinggi rendahnya kecerahan, tanggal foto, dan sebagainya untuk memberikan sentuhan retro. Sama seperti Nomo Cam, kamu bisa mengekspor foto yang ada dalam galeri.

Langkah selanjutnya cukup memilih berbagai menu di bagian bawahnya untuk mengakses setiap pilihan filternya. Pengguna dapat mengatur berbagai fitur yang disediakan mulai dari tingkas kecerahan, cahaya, kontras, hingga saturasi.

  1. Gudak Cam

Gudak Cam adalah salah satu aplikasi kamera analog berbayar untuk dapat menikmati fitur-fitur di dalamnya. Meski berbayar, namun Gudak Cam menyajikan berbagai pilihan film dengan efek menarik layaknya kamera analog asli.

Di sisi lain, Gudak Cam hanya menyediakan kapasitas sebanyak 24 kali memotret saja selama 1 jam. Jika sudah digunakan semuanya, maka kamu perlu menunggu 1 jam kemudian untuk dapat mengisi ulang.

Sedangkan untuk proses edit foto, Gudak Cam memerlukan waktu kurang lebih selama 3 hari. Jadi para pengguna perlu bersabar cukup lama untuk mendapat hasil editan fotonya.

  1. Feelm Classic Analog Filters

Rekomendasi aplikasi kamera analog berikutnya yaitu Feelm Classic Analog Filters yang dapat diunduh melalui Google Play Store. Pengguna dapat mengatur tingkat terang gelap efek film sesuai keinginan.

Baca Juga  Rekomendasi Beberapa Aplikasi Perekam Layar Laptop

Sama seperti Gudak Cam, pengguna hanya bisa menikmati seluruh fitur yang disediakan di dalamnya dengan menjadi member premium. Harga setiap filternya kurang lebih sebesar Rp. 12.000 saja.

  1. InstaMini

Sesuai namanya, aplikasi InstaMini hadir untuk menjawab keinginan para pecinta kamera polaroid seperti Instax. Tampilannya juga sangat sederhana, sehingga siapapun tentu dapat mengoperasikan aplikasi kamera analog ini dengan mudah.

Pada bagian kanan atas terdapat indikator untuk menunjukkan sisa jumlah roll film. Fitur ini akan muncul setelah mengunduh aplikasi tersebut. Jumlah roll gratis yang diberikan sebanyak 20 buah saja.

Ini menunjukkan bahwa InstaMini memiliki cara kerjanya sama seperti kamera polaroid analog pada umumnya. Jadi jika jumlah roll film tersebut sudah habis semua, maka aplikasi InstaMini tidak dapat digunakan lagi.

Namun jika kamu masih ingin menggunakan aplikasi tersebut, maka bisa membeli filmnya terlebih dahulu. Foto hasil jepretan dapat dilihat pada galeri smartphone dan dapat dihapus jika tidak sesuai keinginan.

  1. Retro Camera+

Salah satu aplikasi kamera analog yang menyediakan lebih dari 40 efek film adalah Retro Camera+. Beberapa fitur yang disediakan antara lain filter kamera langsung, efek, flashlight, timer, hingga kamera selfie.

Aplikasi Retro Camera juga memudahkan penggunanya yang ingin mengunggah langsung hasil jepretan ke media sosial. Terdapat lebih dari 30 pilihan sosial media yang mendukung sehingga tidak repot menyimpannya dahulu di galeri.

Kini kamu tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk membeli kamera analog asli dan roll filmnya demi mendapatkan hasil jepretan vintage. Rekomendasi aplikasi kamera analog di atas membantumu bisa mendapatkannya secara praktis.

Leave a Comment