Pahami 5 Cara Investasi Dollar Pemula Agar Untung Maksimal


Memilih instrumen investasi haruslah berupa material yang nilainya terus mengalami kenaikan atau bisa dikatakan jarang mengalami penurunan. Sehingga diharapkan investasi akan memperoleh keuntungan yang signifikan untuk jangka panjang. Salah satunya berinvestasi menggunakan dollar. Investor pemula bisa menyimak panduan cara investasi dollar pemula yang bisa dipelajari.

Dollar banyak digunakan sebagai instrumen investasi karena nilainya memang cenderung naik. Biasanya investasi dollar ditawarkan oleh sejumlah bank dalam bentuk tabungan. Nasabah akan menerima bunga sebagai keuntungan dari investasi dollar. Namun, pemula juga bisa berinvestasi sendiri dengan menerapkan beberapa cara yang dijelaskan seperti pembahasan berikut ini:

1. Pahami Istilah Valuta Asing

Cara terbaik dalam berinvestasi dollar bagi pemula adalah dengan mempelajari istilah kurs sebelum bertransaksi. Apabila berada di bank maupun money changer, pembaca tentunya akan menemukan istilah kurs beli dan kurs jual. Nilai dollar yang ditawarkan oleh pihak bank disebut dengan kurs jual. Sedangkan nilai yang menjadi patokan apabila nasabah akan menjual dollar disebut kurs jual.

Pada dasarnya kurs jual akan selalu lebih tinggi dibandingkan kurs beli. Pemula juga harus banyak mencari informasi tentang valuta asing. Sangat disarankan apabila pemula bergabung dalam komunitas tertentu untuk mendapatkan edukasi berkaitan dengan valuta asing. Mengingat dollar menjadi mata uang dunia, sehingga selalu ada kemungkinan bahwa nilainya akan naik atau turun.

2. Beli Dollar di Tempat Resmi

Panduan cara investasi dollar pemula selanjutnya adalah memperhatikan tempat membeli dollar. Tidak hanya rupiah saja, sangat rawan munculnya penipuan berupa dollar palsu yang akan merugikan investor. Selain dari bank, pemula bisa memperoleh dollar dari money changer. Bila menukarkan mata uang pada money changer, sebaiknya pilih yang sudah terjamin keamanannya.

Tips mencari money changer yang aman adalah memilih tempat yang sudah berizin OJK untuk menghindari terjadinya penipuan. Selanjutnya, pemula bisa memikirkan cara untuk menyimpan dollar yang dimiliki. Bila investasi dilakukan jangka panjang, sebaiknya jangan menyimpan dalam bentuk uang. Penyimpanan bisa dilakukan melalui bank dalam bentuk tabungan.

3. Pantau Kurs Dengan Seksama

Waktu yang tepat untuk membeli dan menjual dollar yang dimiliki bisa ditentukan dengan memantau nilai kurs. Apabila rupiah menguat, tentunya harga dollar tidak akan terlalu mahal. Pada saat inilah pemula bisa membeli dollar untuk diinvestasikan. Sebaliknya, ketika rupiah sedang melemah maka momen ini sangat tepat untuk menjual dollar yang dimiliki agar memperoleh keuntungan.

4. Pastikan Target Investasi

Seperti investasi lainnya, menentukan target akan sangat penting dalam memilih jangka waktu berinvestasi yang tepat. Bila kebutuhan yang ingin dicapai tidak terlalu besar, maka investasi jangka pendek solusinya. Sebaliknya, untuk kebutuhan yang lebih besar akan lebih optimal apabila pemula berinvestasi dollar dalam jangka panjang.

5. Tabung Uang Untuk Investasi Dollar

Menabung merupakan hal yang patut dilakukan saat berinvestasi dollar. Untuk memperoleh keuntungan yang besar, sebaiknya pembaca membeli dollar secara rutin. Misalnya dengan menyisihkan gaji tiap bulan untuk digunakan membeli dollar. Sehingga, bila sewaktu-waktu mata uang rupiah melemah maka pembaca bisa menjual dollar dengan keuntungan lebih besar.

Saat itu sebagian bank menawarkan deposito dollar yang memberikan bunga cukup besar. Keuntungan tersebut akan bertambah apabila jumlah tabungan juga terus meningkat dan jangka waktu penyimpanannya cukup lama. Untuk memperolehnya, investor harus terus menabung dollar secara berkala dan menyimpan tabungan lebih dari 3 bulan agar bisa mendapat keuntungan yang maksimal.

Demikian pembahasan tentang panduan cara investasi dollar pemula yang bisa dijadikan sebagai tambahan referensi. Sebagaimana investasi lain, pemula juga harus siap dengan resiko yang akan diterima. 

Tetapi, resiko tersebut bisa diminimalkan dengan beberapa tips. Seperti mengamati kurs jual dollar sebelum melakukan transaksi, konsisten dalam membeli dollar, serta membuat simulasi target investasi yang ingin dicapai.