Penyebab dan Tips Mengatasi Harddisk Lemot

Penyebab dan Tips Mengatasi Harddisk Lemot - Dalam sebuah perangkat komputer atau laptop, harddisk memegang peranan yang sangat penting. Karena di dalam harddisk ini tersimpan sistem operasi, software aplikasi, dokumen dan berbagai data penting lainnya. Performa hard disk juga sering menjadi penentu performa komputer atau laptop secara keseluruhan.



Atau dengan kata lain, komputer atau laptop yang lemot seringkali disebabkan oleh kinerja hardisk yang lambat. Pada artikel ini, kami akan menjelaskan beberapa penyebab yang dapat menyebabkan harddisk menjadi lambat saat diakses dan cara memperbaikinya. Disini kami akan menjelaskan tentang Penyebab dan Cara Mengatasi Harddisk Lemot.

Kapasitas Hardisk Penuh

Penyebab pertama hard disk menjadi lambat adalah karena terlalu banyak data yang tersimpan di partisi hard disk. Apalagi jika kita menyimpan data di partisi yang sama tempat sistem operasi diinstal, yang biasanya di drive C: Untuk mengatasinya, pastikan Harddisk memiliki ruang kosong 15% – 20%. Misalnya, jika drive C kita berukuran 100 GB, usahakan selalu memiliki kapasitas yang tidak melebihi 80 GB.

Data Hardisk Terfragmentasi

Suatu data atau file dikatakan terfragmentasi apabila file tersebut tidak tersusun rapat pada media penyimpanan fisik harddisk. Atau dengan kata lain, file disimpan dengan berantakan sehingga akan memperlambat kerja sistem saat mencari data.

Data yang terfragmentasi ini biasanya terjadi karena aktivitas penyimpanan dan penghapusan data, install dan uninstall software aplikasi dan aktivitas lainnya. Untuk mengatasinya, kita dapat menjalankan proses defragmentasi hardisk dengan tool bawaan windows yaitu Windows Defragmenter. Selain itu, buatlah partisi khusus, misalnya drive D, untuk menyimpan data dan Drive C untuk sistem operasi dan software aplikasi saja.

Banyaknya Temporary File

File sementara adalah file yang terbentuk secara otomatis saat kita melakukan aktivitas seperti menginstal software, membuka dokumen, browsing internet dan lain sebagainya. File sementara ini terus bertambah dan bila jumlahnya terlalu besar akan menyebabkan harddisk menjadi lambat saat diakses. Cara mengatasinya adalah dengan menjalankan aplikasi Windows Disk Cleanup secara rutin agar file-file temporary minimal dan tidak membebani sistem.

Adanya Aplikasi Yang Bekerja Di Background Process

Penyebab harddisk menjadi lambat juga biasanya karena banyaknya aplikasi yang berjalan di background proses. Aplikasi ini memang tidak terlihat, namun jika kita cek ke Task Manager, biasanya kita melihat ada aktivitas yang membebani harddisk.

Selain karena software aplikasi yang kita install, proses background juga bisa disebabkan oleh virus komputer yang tidak kita sadari. Untuk mengatasinya, maka terlebih dahulu kita bisa meng-uninstall aplikasi yang tidak dibutuhkan. Nonaktifkan aplikasi startup yang berjalan pada latar belakang dan gunakan juga perangkat lunak antivirus dan firewall internet untuk mencegah virus komputer.

Masalah Pada Sistem Operasi

Harddisk yang terasa lambat juga bisa disebabkan oleh masalah pada sistem operasi, misalnya karena pembaruan windows yang salah atau file sistem yang rusak. Untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa terlebih dahulu melakukan scan hardisk, update windows dan driver atau bila perlu reset windows atau install ulang sistem operasi.

Terdapat Bad Sector Pada Partisi Hardisk

Bad sector pada hardisk juga menjadi penyebab utama hardisk menjadi lambat. Hal ini dapat kita pahami karena selama sistem mencari data dan data berada di sektor yang rusak ini, proses baca/tulis akan terganggu.

Untuk mengatasinya, cek dulu apakah bad sector masih bisa diperbaiki oleh software atau tidak. Jika tidak bisa diperbaiki, maka kemungkinan besar bad sector terjadi secara fisik, sehingga kemungkinan harddisk harus diganti.

Demikian ulasan tentang Penyebab dan Tips Mengatasi Harddisk Lemot semoga bermanfaat.