Kenali Ciri-Ciri Broker Forex Penipu Dengan Mudah

 Kenali Ciri-Ciri Broker Forex Penipu Dengan Mudah - Laporan Bank for National Settlements (BIS) menyebutkan, volume perdagangan di pasar valas atau forex  pada April 2019 mencapai lebih dari 6,6 triliun dolar AS per hari. Besarnya volume transaksi ini membuat banyak pihak yang terlibat dalam industri ini. Sebelum Anda memutuskan untuk trading atau berinvestasi, kenali ciri-Ciri Broker Forex Penipu dalam ulasan berikut agar Anda tetap bisa untung.



Di Indonesia, bisnis trading forex adalah legal. Pengawasan dilakukan oleh sebuah Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Seluruh kegiatan perdagangan berjangka termasuk transaksi valas diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2011 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi.

Meski sudah ada aturan yang jelas, kasus penipuan masih merajalela hingga saat ini. Agar tidak menjadi korban penipuan, terlebih dahulu Anda bisa melihat daftar broker forex terpercaya di situs resmi Bappbeti. Kedua, kenali ciri-ciri sebuah broker penipu seperti di bawah ini.

Ciri-Ciri Broker Forex Penipu

Menjanjikan Profit Besar Dalam Waktu Singkat Tanpa Risiko

Siapa yang tidak ingin mendapat untung? Saat berinvestasi atau berdagang, keuntungan pasti menjadi suatu tujuan utama Anda. Namun, jika ada broker forex yang menjanjikan return tinggi tanpa resiko, Anda harus waspada.

Bisnis forex trading merupakan kegiatan investasi yang memiliki resiko tinggi namun dengan potensi keuntungan yang tinggi, hal ini sesuai dengan prinsip investasi high risk high return. Broker penipu biasanya akan menjanjikan pengembalian yang tinggi tetapi tidak akan menyebutkan risiko dan akan mengatakan tidak ada risiko sama sekali.

Tujuan utama dari broker forex curang yaitu untuk mendapatkan uang Anda secepat mungkin. Oleh karena itu, ciri-ciri broker penipu adalah menjanjikan keuntungan yang tinggi tetapi tidak membicarakan risiko sama sekali.

Tidak Memiliki Izin Dari Regulator

Bappebti sebagai suatu regulator sebenarnya dalam jangka waktu tertentu akan merilis daftar broker penipu. Daftar ini biasanya berisi broker forex ilegal dan palsu, atau broker forex yang telah dicabut. Padahal, legalitas broker forex itu wajib, salah satu ciri broker penipu adalah tidak memiliki izin dari regulator.

Broker forex yang terpercaya dan teregulasi membutuhkan waktu yang lama dan persyaratan yang ketat dari regulator untuk mendapatkan legalitasnya. Broker forex ilegal pasti akan menghindari proses ini karena membutuhkan suatu transparansi.

Selain itu, modal untuk mendirikan pialang juga cukup besar, asalkan dana tersebut disimpan sebagai jaminan usaha. Sementara itu, calo ilegal akan berusaha mengurangi modal untuk mendirikan perusahaan seminimal mungkin dengan tujuan menarik dana nasabah sebanyak-banyaknya.

Sebelum membuka akun trading, pastikan broker forex pilihan Anda terdaftar dalam website regulator. Bagaimana dengan broker forex asing? Pastikan broker forex memiliki izin dari regulator negara asal. Namun, karena Anda tidak mempunyai izin dari regulator di Indonesia dan tidak memiliki kantor di Indonesia, Anda harus siap mengambil risiko.

Tidak Memiliki Kantor Yang Jelas

Walaupun saat ini trading forex sudah bisa dilakukan secara online, namun keberadaan kantor fisik broker forex tetap penting. Jika kantor tersebut tidak ada atau fiktif, bagaimana Anda memberikan kepercayaan untuk menempatkan dana di broker forex?

Salah satu ciri broker penipu adalah tidak memiliki alamat kantor yang jelas. Bahkan jika itu adalah broker forex asing yang tidak memiliki kantor di Indonesia, Anda dapat melacak alamat broker tersebut di website otoritas perdagangan berjangka negara asal broker tersebut. Jika otoritas perdagangan berjangka tidak mencantumkan nama dan alamat kantor broker, Anda harus menghindari broker.

Demikian ulasan tentang Kenali Ciri-Ciri Broker Forex Penipu Dengan Mudah semoga bermamfaat.