Memahami Fungsi Manajemen Investasi dan Portofolio


Menyelami dunia investasi terkadang membuat para investor semakin sibuk dengan pengelolaan asetnya. Padahal, investasi dan portofolionya seharusnya bisa membuat seseorang duduk lebih tenang tanpa terganggu dengan kesibukan tambahan. Dalam hal inilah diperlukan manajemen investasi dan portofolio, yang akan membantu pengelolaan aset lebih optimal.

Mengenal Manajemen Investasi dan Portofolio

Ketika seseorang memutuskan untuk melakukan investasi apapun, maka akan banyak pilihan yang dihadapi. Mulai dari memilih jenis investasinya seperti saham, obligasi dan instrumen lain, serta apa tujuan berinvestasinya.

Dalam hal ini, terkadang investor mengalami kebuntuan untuk memilih hingga mengelolanya dengan baik. Di sinilah investor akan mengenal manajemen investasi dan portofolio, untuk mengatur setiap aset yang sedang dikelola dalam sebuah investasi.

Pendek kata, manajemen investasi serta pengelolaan portofolio merupakan sebuah layanan yang akan mengarahkan investor kepada rencana strategis pengelolaan investasinya. Kapan harus menjual dan membeli, dan analisis secara keseluruhan.

Menggunakan jasa manajemen investasi bisa dilakukan oleh siapapun. Tidak harus bagi investor besar. Bahkan, investor pemula pun bisa memanfaatkan jasa ini untuk hasil pengelolaan yang lebih optimal.

Apa Tugas Manajer Investasi?

Dalam pengelolaan tersebut, ada seorang manajer investasi sebagai orang yang bertanggung jawab mengelola aset investor, akan memberikan analisis, saran strategis, serta laporan hasil pengelolaan kepada klien. Dengan demikian, investor akan lebih tenang dengan aset-aset investasinya.

Atas nama klien, manajer investasi akan bekerja mengelola semua portofolio yang dimiliki. Hal ini penting dicermati, terutama ketika klien sudah memiliki lebih dari satu investasi yang semuanya harus sama-sama dikelola dengan seimbang dan menguntungkan.

Tugas utama dari manajer investasi ini tidak lain adalah memberikan pemaparan kepada klien, terkait langkah yang bisa mencapai tujuan investasinya. Di antara sekian banyak investasi, manajer investasi akan menganalisa aset yang paling harus dioptimalisasi atau ditahan.

Selanjutnya, keseluruhan investasi tersebut juga akan dipantau fluktuasinya, serta diberikan laporannya kepada investor sebagai acuan langkah strategis berikutnya. Termasuk di dalamnya saran untuk mengasuransikan investasi dan membayar pajak.

Pentingnya Memanfaatkan Jasa Manajemen Investasi

Jika lebih mencermati risiko pengelolaan buruk sebuah investasi, maka keputusan untuk mengambil dan memanfaatkan jasa manajemen investasi dan portofolio menjadi penting. Beberapa hal yang menjadi pertimbangan adalah:

1. Optimasi Return

Kumpulan investasi yang dikelola tentu saja bertujuan untuk mendapatkan return yang sesuai harapan. Sebisa mungkin tidak ada angka negatif meskipun fluktuasi investasi tidak bisa ditebak dengan pasti.

Keuntungan maksimal ini lebih mungkin didapatkan jika investor mempercayakan investasinya kepada manajemen investasi yang profesional. Hal itu akan membuat pengelolaan bunga dan return lebih optimal.

2. Minimalisasi Risiko

Selain keuntungan yang tidak pasti, risiko juga menjadi bayangan ketakutan para investor pemula. Maka peran dari manajemen investasi adalah mengelola dengan strategis dan langkah-langkah yang taktis untuk mengurangi risiko kerugian.

3. Second Opinion

Ada kalanya seorang investor membutuhkan pendapat kedua sebelum mengambil langkah terhadap investasinya. Pendapat kedua ini diharapkan akan menambah keyakinan untuk menjual, menahan, atau membeli aset.

4. Pengawas Keuangan

Manajer investasi dan portofolio juga akan menjadi pengawas keuangan, terutama dalam menyelaraskan aset antar portofolio. Tak sedikit investor yang kebingungan dengan banyaknya aset yang harus dikelola, sehingga diperlukan orang lain yang melihat lebih objektif.

Dengan demikian, manajemen investasi dan portofolio dapat juga dikatakan sebagai jasa yang membantu investor mengelola aset dan laporan keuangannya dari hulu ke hilir. Pengelolaan aset dan investasi akan lebih optimal, dengan return tinggi dan risiko yang dapat ditekan, serta pelaporan yang lebih komprehensif.