Inilah 5 Keuntungan Investasi Obligasi yang Perlu Diketahui


Instrumen investasi terdiri dari beberapa macam, salah satunya yang paling populer adalah obligasi. Popularitas tersebut dikarenakan jenis investasi ini mempunyai sejumlah kelebihan. Pembaca dapat mempelajari keuntungan investasi obligasi agar semakin optimis untuk menyiapkan dana masa depan. Berikut poin-poin penting yang membuat investasi obligasi dikatakan lebih unggul:

1. Mendapat Keuntungan Berupa Kupon

Pada investasi obligasi, investor akan mendapatkan keuntungan yang diterima dalam bentuk kupon. Dibandingkan dengan deposito, kupon nilainya lebih besar. Sehingga hal tersebut juga akan membuat keuntungan yang diterima investor nilainya lebih tinggi. Meski demikian, besarnya nilai kupon juga dipengaruhi oleh panjangnya jangka waktu obligasi.

Kupon dari obligasi akan diterima pada jangka waktu tertentu, bisa setiap bulan sekali, tiga bulan, bahkan satu kali selama enam bulan. Ada dua jenis kupon yang bisa diterima oleh investor, yaitu kupon floating dan fixed. Semakin lama jangka waktu dalam melakukan investasi obligasi, maka nilai dari kupon juga akan semakin besar.

2. Tingkat Keamanan Lebih Baik

Selain soal keuntungan, salah satu aspek yang perlu diperhatikan saat berinvestasi adalah segi keamanan. Sebab, investor tentu tidak bisa mempercayakan dana yang diinvestasikan apabila belum jelas bagaimana sistem keamanannya. Tetapi, pada investasi obligasi bisa dikatakan memiliki keamanan yang lebih baik. Sehingga, investor tidak perlu terlalu khawatir soal itu.

Transaksi yang dilakukan pada investasi obligasi didasarkan pada Undang-undang No. 24 Tahun 2002. Jaminan ini berlaku untuk obligasi yang berasal dari negara. Karena telah dijamin oleh UU, investor tidak perlu ragu lagi mengenai keamanan dana yang diinvestasikan. Meski demikian, investasi apa pun tentunya tetap mempunyai resiko meski pun kecil.

3. Bunga Lebih Tinggi dari Deposito

Saat berinvestasi, kebanyakan orang selalu memperhatikan berapa besarnya bunga yang dapat diterima. Sebab, tujuan utama investasi adalah memperoleh keuntungan yang bisa diterima dalam jangka waktu tertentu. Obligasi pada dasarnya memiliki bunga lebih tinggi apabila dibandingkan dengan deposito. Hal tersebut memungkinkan investor untuk meraih hasil yang lebih tinggi.

4. Pendapatan Sifatnya Pasti

Selain poin di atas, keuntungan investasi obligasi adalah mampu menjadi pendapatan yang nilainya pasti bagi investor. Itulah sebabnya, jenis investasi ini sangat cocok apabila digunakan sebagai dana pensiun kelak. Mengingat pendapatan dari obligasi bisa sampai hingga beberapa tahun berikutnya. Ini menandakan bahwa investasi sangat cocok untuk diambil.

Memasuki masa pensiun, seseorang tentunya membutuhkan dana yang bisa terus dicairkan dan nilainya relatif tetap. Untuk itulah, obligasi menjawab permasalahan tersebut lewat keuntungan yang ditawarkan. Investor akan mendapatkan kontrak berisi penjelasan hak-hak yang bisa diperoleh pemegang saham. Termasuk pendapatan di tahun-tahun berikutnya.

5. Memperoleh Keuntungan dari Selisih Dagang

Adanya selisih harga jual dan beli juga akan membuahkan keuntungan yang bisa diterima oleh investor. Itulah sebabnya, investor harus pandai mengetahui situasi yang tepat kapan harus menjalankan transaksi. Tujuannya tidak lain agar investasi obligasi bisa meraup keuntungan yang besar untuk digunakan sebagai persiapan menjelang pensiun.

Obligasi yang dimiliki nyatanya juga dapat digunakan sebagai agunan untuk memperoleh pinjaman di Bank. Tidak hanya sekedar mendapat keuntungan selisih dagang saja, investor bisa menggunakan obligasi sebagai jaminan untuk membeli saham. Dengan demikian, investasi yang dilakukan menjadi semakin tinggi dan berpotensi menghasilkan keuntungan yang besar pula.

Demikianlah penjabaran dari keuntungan investasi obligasi yang mana akan membuat investor lebih yakin untuk menggunakannya. Akan tetapi, setiap investasi tentu memiliki sisi kekurangan tertentu. Pada jenis investasi ini, pencairan tidak bisa dilakukan setiap saat seperti investasi saham. Sehingga, pembaca tidak bisa memasukkannya sebagai cadangan dana darurat.