Jenis Jenis Investasi dan Penjelasannya yang Perlu Dipahami Pemula


Memulai investasi memang tidak mudah, terutama bila belum memahami keutamaan yang akan diperoleh di masa mendatang. Namun, hal sederhana yang perlu dilakukan adalah dengan mempelajari informasi berkaitan dengan investasi sedini mungkin. Termasuk memahami jenis jenis investasi dan penjelasannya sebagai referensi. Berikut pembahasan yang dapat disimak terkait jenis investasi:

1. Reksadana

Pembaca tentu sudah tidak asing dengan jenis investasi satu ini, Reksadana menjadi pilihan bagi sebagian besar investor. Secara garis besar, Reksadana mengakumulasi uang secara kolektif yang kemudian dikelola lebih lanjut oleh manajer. Sehingga, manfaat atau keuntungan yang diperoleh dari investasi akan dibagi merata pada seluruh investor yang sudah berpartisipasi.

2. Deposito

Mengetahui jenis jenis investasi dan penjelasannya tentu akan membuat pembaca lebih mengerti manakah investasi yang terbaik. Untuk resiko yang lebih minim, deposito sangat direkomendasikan bagi pemula. Secara umum, deposito hampir mirip dengan tabungan. Tetapi, ada jangka waktu khusus yang ditetapkan agar investor memperoleh bunga maksimum.

Bila dibandingkan dengan tabungan, penerapan deposito bisa menghasilkan bunga lebih tinggi. Jangka waktu deposito umumnya sekitar 3 sampai 12 bulan. Meski demikian, keuntungan yang akan diterima oleh investor tidak akan sebesar investasi saham maupun reksadana. Akan tetapi, deposito bisa menjadi alternatif investasi yang tahan terhadap inflasi.

3. Obligasi

Jenis investasi aman dan sudah mendapat jaminan dari pemerintah salah satunya obligasi. Sehingga, resiko yang diterima investor dalam investasi ini cukup minim. Obligasi merupakan investasi yang diselenggarakan dengan menggunakan surat utang jangka menengah maupun panjang. Besar bunga yang bisa diraih lebih tinggi dibandingkan deposito.

Beberapa manfaat obligasi yang bisa dirasakan diantaranya proses pencairan terbilang cepat. Adapun investor dapat menerima pendapatan secara berkala yang dibayarkan dalam bentuk kupon. Jumlahnya sesuai dengan perjanjian yang sudah disepakati sebelumnya. Selain itu, investasi tipe ini telah dijamin berdasarkan Undang Undang, sehingga terjamin keamanannya.

4. Saham

Bila memiliki dana lebih besar, pembaca bisa mencoba investasi saham. Jenis investasi ini tidak hanya umum diselenggarakan di Indonesia saja, melainkan di berbagai negara asing juga. Saham biasanya berupa surat berharga yang menyatakan kepemilikan. Secara umum, investasi dilakukan dengan membeli dan menjual saham berdasarkan waktu yang tepat agar mendapat keuntungan.

Karena uang yang diinvestasikan besar, keuntungan yang bisa diperoleh juga berlipat. Meski demikian, menekuni investasi saham tidak semudah yang dibayangkan. Sebab, ada manajemen dan strategi khusus yang perlu ditanamkan untuk meminimalkan terjadinya kerugian. Biasanya investasi ini dilakukan oleh perusahaan besar dengan kelas nasional dan internasional.

5. Emas

Dari dulu sampai saat ini, investasi emas menjadi alternatif yang sering dilakukan di Indonesia. Mengingat harga logam mulia memang cenderung stabil meski telah melewati jangka waktu yang lama. Selain itu, modal yang diperlukan untuk berinvestasi emas tidak terlalu tinggi. Dalam hal ini besarnya investasi dapat disesuaikan dengan kemampuan tiap investor dalam membeli emas.

Investasi emas juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan jasa menabung emas yang dilakukan secara online. Saat ini banyak aplikasi yang menawarkan investasi emas dengan biaya yang ringan. Bahkan menabung emas bisa dimulai dengan modal puluhan ribu saja. Sedikit demi sedikit, investor bisa menyiapkan dana sebagai jaminan ekonomi di masa mendatang.

Itulah pembahasan tentang jenis jenis investasi dan penjelasannya yang perlu diketahui lebih awal bagi calon investor. Dengan meninjau seberapa besar resiko dan keuntungannya, serta membandingkan jumlah dana yang akan diinvestasikan. Tentunya pembaca akan lebih mudah menentukan jenis investasi agar sesuai dengan kapasitas dan target yang akan dicapai di masa mendatang.