Wajib Simak, 5 Cara Investasi di OVO Invest Dengan Mudah



Keberadaan dompet digital memang sangat memudahkan berbagai keperluan, termasuk saat berinvestasi. Seperti fitur untuk mempermudah investasi melalui OVO Invest yang sangat bermanfaat bagi pengguna smartphone. Mengingat minimal investasi yang rendah dan bisa ditarik setiap saat. Namun, pemahaman tentang cara investasi di OVO harus dikuasai terlebih dahulu sebelum mulai terjun lebih dalam.

Program OVO Invest memungkinkan bagi para pengguna untuk melakukan investasi reksadana dengan mudah lewat aplikasi. Namun, layanan ini hanya bisa dilakukan apabila pengguna sudah terdaftar dan melakukan registrasi. OVO Invest memuat berbagai fitur termasuk pembukaan akun, pembelian dan penjualan produk investasi. Berikut panduan cara berinvestasi di OVO:

1. Jalankan Aplikasi OVO

Sebagai dompet digital, OVO menjadi pilihan aman bagi pengguna smartphone dalam membayar berbagai macam tagihan. Itu artinya ketika bepergian, pengguna tidak lagi kesulitan membawa uang cash dengan jumlah cukup besar. Sebab, pembayaran bisa dilakukan dengan praktis dan aman via smartphone saja. Di samping itu, OVO juga memiliki fitur OVO Invest sebagai media investasi terpercaya.

Untuk mencoba layanan tersebut, silahkan kunjungi Play Store dan instal aplikasi OVO. Aplikasi dompet digital ini dikembangkan oleh PT Visionet Internasional dan rilis pada tahun 2016. OVO menjadi aplikasi yang menawarkan berbagai layanan penting, namun diimbangi dengan aplikasi yang ringan dengan ukuran berkas sekitar 21 MB. Pastikan aplikasi terpasang dahulu sebelum mendaftar investasi.

2. Isilah Biodata

Pada tampilan beranda OVO, klik menu Finance kemudian pilih 'Mulai'. Adapun cara investasi di OVO bisa dilakukan dengan mengisi data diri terlebih dahulu. Aplikasi akan menampilkan beberapa pertanyaan seputar pekerjaan, nama perusahaan, jabatan, serta lokasinya. Pastikan bila semua data tertulis sudah benar dan tidak dibuat-buat. Setelah selesai melengkapi biodata tersebut, klik 'berikutnya'.

3. Masukkan NPWP yang Dimiliki

Pengguna akan diminta untuk memasukkan alamat tempat tinggal saat ini untuk keperluan surat-menyurat apabila suatu saat diperlukan. Sebelum menyudahi pengisian tersebut, pastikan tidak ada penjelasan yang kurang. Pengguna juga akan dianjurkan untuk mengisi NPWP yang dimiliki. Tidak hanya untuk mendaftar OVO Invest, tetapi NPWP memang sering dibutuhkan dalam keperluan administrasi.

NPWP pada dasarnya bisa diperoleh dengan cara mendaftar ke kantor pelayanan pajak. Pengajuan bisa dilakukan offline dengan mendatangi kantor setempat atau bisa dilakukan online dengan mengisi formulir pada situs Direktorat Jenderal Pajak. Bila tidak mempunyai NPWP, cukup tuliskan alasan tidak memilikinya pada kolom yang tersedia di OVO.

4. Scan Tanda Tangan

Tahapan terakhir untuk berinvestasi di OVO adalah dengan membubuhkan tanda tangan. Meski pendaftaran dilakukan secara online, pengguna bisa memasukkan tanda tangan melalui scan. Aplikasi OVO sudah menyediakan gambar berlogo kamera yang bisa diklik untuk menambahkan tanda tangan. Silahkan foto atau unggah tanda tangan sesuai dengan yang tertera pada kartu identitas atau KTP.

5. Setujui Seluruh Persyaratan

Sebelum berinvestasi melalui OVO, pengguna akan memperoleh beberapa penjelasan mengenai persyaratan yang sudah ditetapkan oleh pihak OVO. Bacalah ketentuan tersebut dengan teliti, bila sudah paham silahkan centang 'Setujui'. Selanjutnya, pengguna bisa mencoba berinvestasi melalui OVO dengan klik 'Mulai'. Sebagai langkah awal, sebaiknya pengguna memulai investasi dengan nilai rendah terlebih dahulu.

Demikianlah penjelasan tentang bagaimana cara investasi di OVO yang bisa dipahami untuk pembaca. Sebagai seorang pemula, investasi semacam ini tidak akan terlalu memberatkan. Pendaftaran bisa dilakukan hanya lewat smartphone dengan setoran awal minimal Rp10 ribu. Perkembangan nilai investasi bisa dipantau setiap saat melalui akun OVO Invest yang dimiliki.